Kabarmancing.com, Petojo, Jakarta Pusat – Selain dikenal sebagai pembuat dan peracik Essen Diva di kalangan pemancing dan juga punya keahlian dalam menciptakan sari makanan dan pewarna makanan organik ternyata Stefanus Susanto (Founding Diva Fishing Products) juga ahli membuat replika atau Dummy Food yang tepat dan detail.
Klik Berita Terkait : Founding Diva Fishing Stefanus Susanto Terima Penghargaan ‘Dummy Food’ Dari Filipina
Beliau seorang ahli Dummy Food atau makanan tiruan sejak 30 tahun lalu. Ya, replika makanan dalam bentuk dummy memang unik, pasalnya jika diamati secara seksama, bentuknya hampir mirip dengan yang asli bahkan 99 persen mendekati kemiripan seperti makanan, kue, sayuran, buah dan minuman.
Adalah Arts Dummy spesialis pembuat replica foods and beverages, dimana hasil karyanya sudah diakui di dalam negeri dan luar negeri yang membawa kejutan serta kesuksesan bagi banyak restoran yang memanfaatkan layanannya. Kabarmancing.com berkesempatan mengulik lebih jauh hasil karya Arts Dummy apa saja yang sudah dibuat beliau.
Stefanus Susanto selaku owner Arts Dummy mengungkapkan, karya replika makanan ini sudah ia bangun sejak 30 tahun lalu. “Arts Dummy sudah banyak membuat beragam makanan Indonesia dari Sabang sampai Merauke diantaranya rendang, pempek, makanan sunda, gado-gado, nasi goreng, sup, sate, gudeg, donat dan masih banyak lainnya. Untuk makanan luar negeri yang pernah kami buat steak, pizza, spagheti dan banyak lagi,” ujar Stefanus.
Awal mula beliau terjun ke usaha replika ketika berkunjung ke Jepang, Korea dan China, dimana saat itu banyak turis-turis asing dari berbagai negara mampir ke restoran untuk menyantap makanan khas negara tersebut. Saat beliau berada di Jepang banyak turis asing kesulitan dengan bahasa setempat apalagi ketika pesan makanan. Karena para wisatawan itu tidak bisa bahasa Jepang, maka oleh pemilik restoran dibuatlah replika dari beragam makanan Jepang dan wisatawan pun tinggal tunjuk apa yang ia mau.
“Ketika di Jepang saya melihat restoran disana membuat replika makanan untuk memudahkan para turis saat ingin tahu apa saja menu yang disajikan restoran tersebut. Dengan adanya replika itu wisatawan tinggal tunjuk apa yang mereka inginkan. Pemilik restoran dengan praktis menggunakan dummy atau replika tersebut sangat…sangat efisiensi sekali,” ujar Stefanus saat kabarmancing.com datang ke kantor Arts Dummy di bilangan Petojo, Jakarta Pusat
Ya, hasil karya Arts Dummy berupa makanan, minuman, buah, sayuran, kue dalam bentuk replika memang mirip seperti aslinya bahkan 99% terlihat sama dengan aslinya namun itu hanyalah sebuah replika. Inilah sebuah karya seni luar biasa dari Arts Dummy. Untuk bahan-bahan pembuat dummy lanjut Stefanus. ada yang import dan lokal namun sebagian besar import dari Jepang dan Korea.
Tahun lalu tepatnya tanggal 5 April 2024 Stefanus menerima Piagam Penghargaan dari Ateneo de Manila University yang berada di Kota Quezon, Manila, Filipina dengan hasil karya replikanya. Ya, karya yang dihasilkan Arts Dummy banyak dipesan dari seluruh Indonesia ada dari kolega, hotel, restoran, café, pabrik, rumah sakit, kampus dan lainnya. Dari luar negeri Filipina dan Malaysia. Untuk pesanan replika dari luar negeri umumnya berupa makanan khas negara tersebut.(rambe/foto dok:kabarmancing.com)
A R T S D U M M Y :
Jakarta : Jalan KH. Hasyim Ashari No : 17 C,
Petojo Utara, Jakarta Pusat
Telp : (021) 630 – 7848
Email : order@artsdummy.com
Surabaya : Jalan Raya Arjuno No : 138 A, Surabaya
Telp : (031) 535 – 8170
Related Posts
Umpan Air Tawar : Racikan Umpan Mas Dadakan Kilo Gebrus & Harian Dari Djempol
Umpan Air Tawar : Racikan Umpan GT Lele Usus Ayam
Jelawat : Tidak Perlu Pakai Umpan Spesial, Cukup Dengan Roti Tawar
Info Produk : Tegek Carbon Swan ‘G-Dragon’ Vol II, With Carbon Wrapping Batik
Tips Merawat Ril Pancing Agar Tidak Cepat Rusak & Awet
No Responses