Kabarmancing.com, Ciledug, Tangerang – Umpan pancing yang sedang naik daun di kalangan pemancing pelampungan ikan mas dengan nama Umpan Ranjau 765, hari Minggu kemaren 22 April 2018 sedang berbahagia bersama para reseller, pengguna Umpan Ranjau dan toko pancing. Pasalnya Umpan Ranjau sejak berdiri 2013 saat itu sedang menggelar lomba mancing Goes To Tangerang dengan tema ‘Charity & Fun’ sekaligus Mancing Sambil Beramal.
Ya, bertempat di Pemancingan Kita, Ciledug, Tangerang, sebanyak 60 lapak hari itu penuh oleh peserta. Fauzi (owner Umpan Ranjau) pun hadir bersama Firman penanggung jawab acara sekaligus Manager Pemasaran dan Promosi Umpan Ranjau.
Dalam perbincangan dengan Fauzi beliau mengatakan, kegiatan ini nantinya rutin dilakukan 3 bulan sekali di lokasi berbeda. “Kegiatan mancing bersama ini diserahkan kepada reseller yang sudah terbentuk di wilayah Jabodetabek hingga luar kota. Merekalah nanti mengajukan ke saya untuk event berikutnya dimana akan digelar. Event ini sudah tiga kali dilaksanakan pertama di Cibinong 2017, kedua di Cikarang 2018 dan ketiga giliran Tangerang yang menggagas acara ini dan sepenuhnya diserahkan kepada Firman yang tinggal di Tangerang,” ujarnya kepada kabarmancing.com yang datang ke acara itu.
Dengan memakai jersey bertuliskan Umpan Ranjau 765, para reseller, pengguna dan toko pancing pun saling jumpa, kenal dan tatap muka langsung. Tujuannya untuk menjaga tali silaturahmi agar saling mengenal. Bagi Fauzi kegiatan ini merupakan rasa terima kasihnya kepada reseller, pengguna dan toko pancing yang banyak membantu penjualan dan promosi Umpan Ranjau. “Tanpa mereka apalah artinya saya. Dengan bantuan mereka nama Umpan Ranjau mulai akrab di telinga pemancing,” ungkapnya. Ya, dari penuturan Fauzi dan Firman, saat ini penyebaran Umpan Ranjau sudah masuk wilayah Sumatera, Kalimantan dan Jawa.
Usai undi lapak acara dimulai. Ada 300 kg ikan rame dan super 50 kg. Untuk ikan super baru diturunkan saat istirahat jam 12 siang. Sedangkan ikan rame sudah diturunkan secara bertahap dari pagi sampai siang hari. Peserta yang ikut dikenakan biaya Rp 300 ribu perlapak plus makan siang. Ya, hari itu ujar Firman banyak reseller, pengguna dan toko pancing tidak bisa ikut dikarenakan lapak sudah penuh. Namun tutur Fauzi, yang tidak bisa ikut hari ini masih ada event selanjutnya 3 bulan ke depan yang rencananya akan digelar di Bandung.
Selain mancing lanjut Fauzi dan Firman, ada acara amal memberikan santunan kepada anak yatim. “Kami bukan mancing saja, tapi juga berbagi kepada anak yatim. Sebab itu kami sebut acara ini ‘Mancing Bisa Amal pun Bisa’,” tutur Fauzi. Untuk pemberian santunan akan berlangsung usai lomba jam 4 sore. Dukungan sponsor pun datang ada dari Toko Adi Fishing, Toko Pancing 3K dan Umpan Ranjau sendiri serta para donasi.
Tiga jam lomba berjalan jam 12 siang panitia menghentikan mancing dan wajib angkat joran. Selanjutnya peserta menuju tempat makan siang. Dengan prasmanan lauk pauknya pun begitu menggoda ada sayur asem, telur balado, ikan asin, sambal dan lalapan. Tanpa dikomando antrian tempat makan mulai ramai. Dengan duduk seadanya peserta menikmati santap siangnya.
Siang hari itu juga ikan induk diturunkan 50 kg saat jam makan siang sedang berlangsung. Jam 1 siang acara mancing dimulai lagi. Tak lama berselang hujan deras menerpa kawasan Ciledug dan sekitarnya. Dengan turunnya hujan para peserta pun mengharapkan ikan rakus menyantap umpan. Super pertama naik dari lapak 54 atas nama Eeng Suherman dengan berat ikan 1,325 kg. Ya, pasca super diturunkan jam 12 siang tadi, panitia kolam terlihat bolak balik ke lapak besar dan lapak kecil sambil berlari menimbang ikan induk. Dalam waktu 2 jam lebih 12 ekor induk sudah naik dengan berat beragam.
Selanjutnya di bawah guyuran hujan dibagikan doorprize sponsor mulai dari senar pancing, umpan pancing, ril, mug, joran, tas pancing dan lainnya. Bagi yang beruntung segera merapat ke panitia. Ya, hari itu hampir semua peserta dapat, pasalnya doorprize dari sponsor banyak sekali di meja panitia.
Usai membagikan doorprize hujan belum reda. Panitia terus mengumumkan siapa saja masuk nominasi. Dari contekan kertas panitia, posisi pertama ada di lapak 08 atas nama Angga dengan berat ikan 2,445 kg. Tampaknya Angga diprediksi menjadi pemenang pertama. Ya, tinggal 5 menit akan usai belum jua ada menggeser posisinya.
Usai penghitungan ikan rame di lapak besar dan kecil tepat jam 16.15 mancing bersama Umpan Ranjau 765 dinyatakan berakhir. Dari komentar peserta yang hadir baik juara maupun yang tidak juara merasa puas dan senang dengan kegiatan ini, selain mereka bisa mengenal langsung para reseller dan pengguna juga bisa bertatap muka dengan owner Umpan Ranjau.
Setengah jam kemudian Fauzi naik keatas podium menyerahkan hadiah kepada Juara 1, 2, 3, 4 serta Juara Total Lapak Besar dan Kecil. Kemudian acara yang ditunggu-tunggu pembagian santunan kepada anak yatim dimulai. Lima anak yatim naik podium dan menerima santunan uang masing-masing diserahkan Fauzi, Rian, H. Gio, Adi Fishing dan terakhir H. Gio kembali menyerahkan sembako. Acara pun ditutup dengan foto bersama anak yatim.(rambe/foto:dok.kabarmancing.com)
- Induk 1 / Angga / Lapak 08 / 2,455 Kg / Rp 1,5 Juta
- Induk 2 / GPF 4 / Lapak 49 / 2,400 Kg / Rp 1 Juta
- Induk 3 / Toni Ahmad / Lapak 02 / 2,215 Kg / Rp 750 Ribu
- Induk 4 / Soma / Lapak 06 / 2,130 Kg / Rp 500 Ribu
- Total A / GPF 3 / Lapak 22 / 23 Ekor / Rp 300 Ribu
- Total B / GPF 6 / Lapak 55 / 39 Ekor / Rp 300 Ribu
Related Posts
Maniak Galapung Rayakan Anniversary 2nd Telaga Biru 3, Induk Naik 889 Ekor
‘Fishing Tournament Mini Olympic 2025’ HUT BTN Ke 75 di Telaga Cibubur
Event Grand Closing Galapung To Galapung ‘Warokedan Fishing Style feat Adul Gemilang Fishing 2024′
Mabar ‘Anak Sedeng feat Kusmanto Mancing Mania’ Pecah & Ugal-Ugalan, Hantu Kecil Juara Induk 1
Semarak Milad Ranjau 765 Ke 9 di DeLuna, BFC Juara Induk 1
No Responses